Profil PW HIPKABI Madiun

Profil PW HIPKABI Madiun

BAB 1

SELAYANG PANDANG HIPKABI MADIUN

Keperawatan kamar bedah adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari asuhan keperawatan perioperatif yang merupakan area praktek spesifik untuk menyediakan asuhan keperawatan pada klien yang akan dilakukan pembedahan atau  perioperatif yang mencakup tiga fase, yaitu pre, intra, dan pos operasi. Pre operatif dimulai dari klien tiba diruang penerimaan sampai dengan klien masuk kamar bedah. intra operatif dimulai dari klien masuk kamar bedah dan berakhir sampai dengan klien masuk ruang pemulihan/ Unit pelayanan post anesthesi, sedangkan post  operatif adalah mulai dari klien masuk kamar pemulihan sampai kondisi pulih dari intervensi operasi.

Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia merupakan satu organisasi profesi bagi perawat yang bekerja di lingkungan keperawatan perioperatif di bawah PPNI yang didirikan pada 15 November 2000 di Jakarta yang diprakarsai sejawat kita yang hadir pada saat acara seminar laparoscopy di RSCM  yang dihadiri oleh perwakilan RS  se Jakarta dan sekitarnya, dengan ketua pertamanya bapak Said Syahrizal,  dengan semangat untuk menyatukan visi dan misi yang mulia yaitu menjadikan perawat kamar bedah yang mempunyai kompetensi  dan standar profesi yang dapat dijadikan acuan bagi kemajuan pelayanan di kamar bedah, maka sepakatlah dibentuk organisasi HIMPUNAN PERAWAT KAMAR BEDAH INDONESIA disingkat HIPKABI yang merupakan satu-satunya organisasi perawat kamar bedah seminat dibawah PPNI.

Pada perkembangannya HIPKABI mendapat apresiasi di seluruh Tanah Air dengan berdirinya kepengurusan di daerah-daerah seperti  Jawa barat, Jawa Tengah, Banten, Bali, Sulawesi Selatan , Jawa Timur,  Nusa Tenggara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur  dan daerah lain .

Hal ini yang memotivasi beberapa sejawat kita perawat kamar bedah  di daerah Madiun yang diprakarsai Sdr. Sarbani,  Sdri. Sri Ilfa Astutik dan Sdr. Is Purnomo, bertempat di RSUD dr. Soedono Madiun  pada  awal bulan November 2008 mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari RS se eks Karesidenan Madiun yaitu Madiun kota dan kabupaten, Magetan, Ngawi , Ponorogo dan Pacitan (PAWIROTAMAN)  ditambah Nganjuk, Kertosono, Jombang, Trenggalek serta Kediri yang merupakan koordinator wilayah II HIPKABI JATIM  membulatkan tekat untuk membentuk kepengurusan di  wilayah Madiun,   yang pada akhirnya waktu itu  secara resmi dapat terbentuk kepengurusan PC HIPKABI Madiun dengan Bapak Sarbani sebagai komandan atau ketuanya yang  dilantik oleh Dewan Pengurus Daerah PPNI Kota Madiun, disaksikan oleh Pengurus Pusat yaitu Bapak Sugeng Suryanto dan Pengurus Daerah HIPKABI Bapak Turkanto dan bapak Choirul Anam  pada  26 April 2008 di Gedung Pertemuan Serba Guna RSUD dr. Soedono Madiun dengan dibarengi kegiatan Seminar Keperawatan Bedah I  yang dihadiri lebih dari 450 perawat kamar bedah dari kota-kota  di  Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagai informasi bahwa kepengurusan HIPKABI  Madiun adalah pengurus cabang  yang pertama kali terbentuk   di seluruh Indonesia,   sesudahnya  PC Pentagon yaitu wilayah Jember dan diikuti Malang Raya. 

Mengawali kegiatan  ilmiah perdana berbarengan  dengan pelantikan pengurus perdana  tersebut  diselenggarakanlah  Seminar Keperawatan Bedah I tersebut  dengan tema “Era Baru Pelayanan Pembedahan bagi Perawat Kamar Bedah, Bagaimana dengan Kita? “. Event-event selanjutnya adalah  mengirimkan delegasi untuk kegiatan  ilmiah baik event  daerah maupun nasional, seperti PIT HIPKABI I – XIV  dan CORNE (Continuing Operation Room Nurses Education), bahkan pada 3rd CORNE di Jember salah satu kader PC HIPKABI Madiun diberi kepercayaan sebagai pembicara pada event tersebut yaitu Sdr. Is Purnomo. Bahkan juga  pada 2012 pada event  nasional dengan diselenggarakanya TRITON AWARD beberapa kader HIPKABI Madiun yaitu Sdri Sri Ilfa Astutik, Sdr. Eko T Kuspito dan Sdr. Priyo Santoso dari RSUD dr. Soedono Madiun  berhasil menyabet juara III Nasional pada kegiatan ilmiah berupa penelitian dalam format KBK  “Menurunkan Ketidakpatuhan Terhadap Durasi Cuci tangan Bedah (3 menit) sebesar 75 % dalam jangka waktu 4 bulan dengan menggunakan HST di IBS RSSM” sehingga mendapatkan penghargaan dari Triton  dan HIPKABI Pusat.

Pada  2013 mewakili  HIPKABI Madiun, Tim IBS RSSM yaitu. Sdr. Azis Mualim, Sdr. Priyo Santoso dan Sdr. Novariz Eka Yudhistira  berperanserta dalam lomba karya tulis Triton Award  dengan judul “Efektifitas Handscrub dengan Chlorhexidine 4%, Handrub dengan Alkohol 70%+Chlorhexidine 4% Terhadap Perkembangan Jumlah Koloni pada Tangan Petugas Selama Durasi Pembedahan di IBS RSSM    walaupun belum mendapat apresiasi, berikutnya  pada event yang sama Sdri. Sri Ilfa Astuttik atas nama HIPKABI Madiun tahun 2014 mendapatkan juara 3 dengan judul penelitian “Pengaruh Pemakaian Matras Penghangat terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pasca Pembedahan pada Pasien Seksio Caesaria di OK Emergency RSSM”.

Dinamika  selanjutnya adalah diberinya  kepercayaan PC HIKABI  Madiun sebagai tempat dan penyelenggara    MUSDA I HIPKABI JATIM pada  April 2011 di Hotel Merdeka Madiun yang  menghasilkan kepengurusan periode 2011-2016  saat ini, berbarengan dengan kegiatan MUSDA I tersebut diselenggarakanlah  event 2nd  CORNE yang merupakan kalender kegiatan rutin PD HIPKABI JATIM  dengan dihadiri lebih dari 500 perawat.   

Semangat  MENGABDI, MELAYANI DEMI KEMAJUAN  PROFESI, mewarnai penyelenggaraan Muscab I  PC HIPKABI  Madiun kali ini, yaitu pada 15 Mei 2016 di Hotel ASTON Madiun ini ,   dengan segudang  harapan   bertekat akan mampu  melaksanakan tujuan  HIPKABI yaitu  sebagai tempat untuk menggali dan mengembangkan potensi sumber daya manusia  perawat kamar bedah yang  berstandar internasional,  tempat untuk menambah wawasan, ilmu pengetahuan dan ketrampilan khususnya tentang keperawatan kamar bedah sesuai perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi dan terbinanya sikap solidaritas bagi sesama anggota dalam mempertanggung-jawabkan hak-hak dan kewajibannya sebagai perawat kamar bedah, dengan tekat tersebut diharapkan dapat di adopsi sampai  diwilayah kerja kepengurusan HIPKABI Madiun yaitu Eks Karesidenan Madiun dengan PAWIROTAMANnya  ditambah Kediri, Jombang, Trenggalek, Nganjuk dan Kertosono.

Selanjutnya Muscab kali ini sebagai salah satu bentuk silaturahmi dan konsolidasi organisasi agar dapat menentukan kebijakan organisasi  PC HIPKABI Madiun periode 2016-2021 yang  didasarkan pada  Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga, Garis-Garis Besar Program Kerja, Keputusan Musyawarah Nasional III di Semarang pada 21 Juni 2013 sehingga dapat direalisasikan di program kerja kepengurusan periode 2016-2021.

Muscab I   ini dibarengi kegiatan ilmiah berupa  seminar dan workshop  nasional yang merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatannya, dengan sengaja mengambil tema “Implementationn Patient Safety Goals for Operating Room Nurses : Safety In Surgery.” Dimana memang masing-masing RS kita mempunyai pekerjaan rumah yang hampir sama yaitu,  sebagian  implementasi dan sebagian lagi sedang persiapan untuk akreditasi rumah sakit  versi 2012, sehingga dapat  saling tukar informasi yang bersifat konstruktif untuk membangun sebuah pelayanan  kamar bedah yang safety sesuai standar. 

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan lahir dan  bathin untuk menuntun kita  dengan segala upaya dan  niat yang mulia pada kegiatan ini, selanjutnya segenap pengurus menyampaikan selamat bermusyawarah cabang  dan selamat  berseminar di Kota  Madiun tercinta, kiranya Allah SWT memberi rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *