Profil PW HIPKABI Kalimantan Selatan

Profil PW HIPKABI Kalimantan Selatan

 SEJARAH SINGKAT

 BERDIRINYA PENGURUS WILAYAH HIPKABI

 KALIMANTAN SELATAN

Himpunan Perawat Kamar Bedah Indonesia (HIPKABI) merupakan organisasi dibawah naungan PPNI yang berdiri pada tahun 2000 di Jakarta, HIPKABI pertama kali diketuai oleh Said Syahrizal, AMK dari RSCM. Said Syahrizal, AMK  adalah seorang perawat bedah  dan pada saat itu juga beliau masih melanjutkan pendidikan  profesi  dokter bersama dengan  20 orang pendiri organisasi HIPKABI yang lainnya.

Setelah terbentuk kepengurusan oleh Said Syahrizal, AMK dilanjutkan   Pada masa periode kepengurusan  HIPKABI (2005-2009) Ngadinah, AMK terpilih sebagai Ketua Umum saat Munas pertama di Hotel Borobudur, Jakarta dan Munas ke 2, di Hotel Sahit Surabaya, Juli 2009, Suyatno, SKM dipercaya sebagai Ketua Umum masa bakti (2009-2014), dan, Munas ke-3, Juni 2013, di Hotel Grasia Semarang,terpilih Ns.Anthoneta Paliama,SKp,SpKV sebagai Ketua Umum periode (2013-2018) dan sekarang kepengurusan saat ini berdasarkan hasil  Munas ke 4 di Hotel Mercure Jakarta  sebagai Ketua Umum  Ns Suatmadji S.Kep.

 HIPKABi memiliki visi sebagai “Menjadi organisasi profesi perawat kamar bedah profesional yang berstandar internasional.” HIPKABI memiliki misi ” Mengembangkan profesionalisme perawat kamar bedah dalam memberikan pelayanan di kamar bedah yang berstandar internasional. Mengembangkan kemampuan SDM perawat kamar bedah melalui penelitian, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan yang berbasis kompetensi. Menggalang kebersamaan antar anggota melalui kegiatan ilmiah. Serta, mengupayakan berbagai usaha dalam memandirikan organisasi untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Dan, mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Keberadaan organisasi  saat ini, berkembang sangat pesat seiring waktu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dan  juga ilmu keperawatan preoperative yang terupdate terutama yang berhubungan dengan pembedahan, organisasi ini dengan program pendidikan dan pelatihan baik workshops maupun seminar yang  sangat membantu teman-teman perawat bedah dalam meningkatkan  pengetahuan dan ketrampilan khususnya dalam pembedahan bagi perawat yang bekerja di kamar operasi, ribuan perawat bedah yang telah menjadi alumni pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan HIPKABI.

Kalau kita kembali pada awalnya baru berdirinya HIPKABI  hanya  anggota nya perawat bedah yang ada dikota kota besar saja di pulau Jawa  namun perkembangan organisasi ini  sekarang  berkembang diluar pulau Jawa di  Sumatera,Sulawesi Bali dan hampir ada disetiap Provinsi bahkan juga sampai dengan Kabupaten/kota di Indonesia  termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kalimantan Selatan membentuk kepengurusan daerah HIPKABI urutan  yang ke-16 seindonesia pada waktu itu, ini setelah 8 tahun usia HIPKABI  berdiri dan   baru  terbentuknya kepengurusan di Kalimantan Selatan, terbentuknya inipun  atas  inisiasi  seorang perawat bedah yaitu Hamrani S.Kep.Ns.,SH    dari RS Badaruddin Tanjung dari kabupaten Tabalong kurang lebih 200 km dari kota Banjarmasin ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, Pada tanggal 24-27 Februari 2005 beliau mengikuti pelatihan dasar bedah yang diadakan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, pada waktu itu  disosialisasikan  Himpunan Perawat Bedah Seluruh Indonesia dan juga diminta menjadi pengurus , kemudian ada tangga 7 Juli 2005 Pelantikan PP HIPKABI periode II yang dilantik dan Hamrani S.Kep.Ns.,SH    masuk sebagai kepengurusan pusat menjadi korwil 2 Kalimantan ditugaskan untuk membentuk Pengurus daerah di Kalimantan. Pada waktu itu terbentuk pengurus daerah sangat sedikit   hanya ada beberapa daerah yang seputar Jakarta, Jawa  yang membentuk terlebih dahulu.  Setelah kembali di Kalimantan Selatan beliau menghubungi teman-teman perawat bedah khususnya perawat bedah di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan seperti RSUD Ulin, RSUD H.M Ansyari Saleh, RS Sari Mulia dan RS Suka Insan yang ada di Banjarmasin ,dengan antusias dan inisiatif juga   mensosialisasikan  di daerah  Kabupaten /Kota adanya organisasi ini. 

Ketika diadakan seminar tentang Instrument Management Care and Maintenance tanggal 15 November 2008  di Hotel Jelita Banjarmasin yang diadakan RSUD Ulin bekerjasama dengan PT B Broun , yang dihadiri banyak   perawat bedah dari semua rumah sakit baik RS Pemerintah maupun RS Swasta  di Kalimantan Selatan  dan juga  Kalimantan Tengah, disesi terakhir acara diberi waktu  diadakan rapat dipimpin rapat Hamrani dan Sudarmo disepakati terbentuknya kelompok kerja (Pokja) yang dipilih sebagai ketua 1 Hamrani Ketua 2 Sudarmo, Sekretaris Syamsu Rizal S.Kep.Ns  dan Bendahara Sutikno  yang tugasnya menginventarisasi jumlah perawat bedah  se Kalselteng, menampung aspirasi yang berkembang terkait pembentukan HIPKABI Kalselteng, menyusun jadwal penyelenggaraan, melaksanakan  Musda dan melaksanakan pemilihan  Dewan  Pengurus Daerah Hipkabi Kalimantan Selatan dan Tengah untuk mengadakan, pokja ini diberi waktu  dan membuat jadwal pelaksanaan  kegiatan. Beberapa bulan untuk menginventarisasi perawat bedah yang ada di Kalimantan Selatan dan tengah, dan disepakati pada waktu itu Musda diadakan pada bulan Juli 2008  di  Banjarmasin.

Rencana  pelaksananaan musda terlaksana sesuai jadwal yaitu pada tanggal 15 Juli 2008, namun respon terhadap  undangan disampaikan pelaksanaan musyarawah tersebut  perawat bedah yang kurang sekali, maka peserta yang hadir tidak  banyak yaitu  hanya dihadiri beberapa perwakilan dari Kepala Ruang Kamar Operasi Rumah Sakit di Banjarmasin, antara lain RSUD dari RSUD H.M. Ansari Saleh diwakili perawat Samsu Rizali dan perawat Bayqoni dan perawat Budi Zulfikri, Perawat Nasir RSU.Sari Mulia Perawat Parso AMK, RSU.Suaka Insan perawat Sutikno AMK dan perawat Juned, RSUD.Ulin Sudarmo AMK dan perawat Maya Fauzi, AMk RSU.Badarudin Tanjung perawat Hamrani, RSU.Hasan Basri perawat Sutrisno,AMK perwakilan RSU.Dorys Silvanus Palangkaraya perawat Ronald Jayus dan beberapa yang lain, dari pertemuan itu disepakati untuk membentuk Pengurus Daerah HIPKABI Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah masa bakti ( 2010-2016) dengan dipilihnya  Ketua Syamsu Rizal S.Kep.,Ns dan Sekretaris Sudarmo SKM.,S.Kep.,M.Kes , tetapi bersekretariat di Banjarmasin.

Juli 2009 untuk pertama kalinya PW Hipkabi Kalimantan Selatan dan Tengah mengikuti Musyawarah Nasional Hipkabi yang kedua  di Hotel Sahit Surabaya, Juli 2009 utusan dari Kalimanatan Selatan yaitu Syamsu Rizal dan Sudarmo yang mendapat mandat peserta Munas dan beberapa perawat bedah sebagai pengembira,  pada waktu itu  Suyatno, SKM dipercaya sebagai ketua umum masa bakti (2009-2014), namun PW Hipkabi belum dilantik secara resmi, kemudian ketua PW Hipkabi Kal-Sel-Teng mengadakan rapat dengan tim pengurus untuk persiapan terselenggaranya acara pelantikan pengurus PW Hipkabi Kal-Sel sekaligus mengadakan acara pelatihan dasar-dasar perawat kamar bedah angkatan ke-1 (pertama) dengan pendanaan awal dari dana pribadi Ketua Samsu Rizali S.Kep.Ns karena waktu itu belum dapat sponsor, sehingga pada akhirnya tanggal 14 April 2010 PW Hipkabi Kalimantan Selatan dan Tengah periode (2010-2015 )resmi dilantik oleh Ketua Umum PP Hipkabi Suyatno,SKM bersamaan dengan diadakannya pelatihan dasar perawat bedah angkatan I yang diadakan di Bapelkes Banjarbaru. 

Seiring waktu perkembangan PW Hipkabi Kalimantan Selatan dan Tengah meningkat baik dari jumlah keanggotaan, program kerja/ kegiatan yang dilaksanakan  dan peran serta aktif  pada setiap event nasional yang diadakan PP Hipkabi Kalimantan Selatan selalu mengirimkan utusan dalam kegiatan tersebut. 

Pada tanggal   17-18 September 2016  untuk yang pertama kalinya PW Hipkabi mengadakan acara Seminar Nasioanal sekaligus Musyawarah Daerah  untuk memilih pengurus yang baru dan memutuskan pemisahan pengurus PW baru Kalimantan tengah .Pada Seminar Nasional dengan  menghadirkan pembicara pertama Profesor DR.dr. H.Zairin Noor Helmi.,SpOT (K) Spine beliau juga Dekan Fakulatas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat yang juga seorang praktisi bedah ahli tulang khusus tulang belakang  dan juga pemerhati perkembangan kamar operasi, pembicara yang kedua Ibu Antonetha Paliama.,S.Kep.Ns KV beliau juga Ketua Umum PP HIPKABI  hasil  MUNAS ke 3 di Semarang.dan terakhir ahli hukum dalam kepengurusan PP Hipkabi Sukendar.,AMK.,SH.,MHKes. Dalam Musyawarah daerah yang pertama ini kepengurusan Daerah  HIPKABI Kalimantan Selatan (2016- 2021) terpilih Ketua  Sudarmo.,SKM.,S.Kep.,M.Kes  dan Sekretarisnya Maya Fauzi.,S.Kep.Ns.,MM.

PW HIpkabi Kal-Sel terus berkembang dalam kegiatannya menghidupkan Himpunan Perawat kamar bedah di Kalimantan Selatan, tetapi karena letak geografis yg berjauhan maka terinisiasi perencanaan pembentukan PD HIPKABI Banua Anam yang diprakarsai teman-teman perawat bedah RSUD H.Hasan Baseri Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kemudian pada awal Oktober 2016 pembentukan dan pelantikan PD Benua anam dilaksanakan dengan sekaligus diadakan pelatihan Dasar-dasar Perawat Kamar Bedah oleh Hipkabi PW KalSel, dengan terpilih sebagai ketua PD Hipkabi Benua Anam perawat Mulkan Noor.S.Kep.Ns.

Dari mulai berdiri sampai sekarang tahun 2020, PW Hipkabi Kalimantan Selatan telah banyak melaksanakan program kegiatan  baik yang terkait dengan Seminar baik  yang   berskala lokal maupun nasional, dan juga melaksanakan program  pendidikan dan pelatihan khususnya   dasar perawat kamar bedah sampai tahun 2020 sudah melaksanakan 6 angkatan, dan juga kegiatan sosial kemasyarakatan misalnya sahur on the road, buka besama anak yatim  dan yang baru saja dilkasanakan pada masa pandemic kepedulian organisasi pemberian bantuan untuk teman –teman garda terdepan dalam penanganan COVID 19 di RS Ulin mapun RS Ansyari Saleh.

 Kemudian berdasarkan hasil rapat pimpinan HIPKABI yang diadakan di Makasar, PW Kalsel ditunjuk tuan rumah dalam pelaksanaan PIT ke 19 tahun 2020, keinginan yang  telah lama di impikan semua pengurus PW Hipkabi Kalsel direncanakan pada tanggal 3-5 April 2020 yang lalu karna kondisi pandemi, adaanya surat edaran  dari pemerintah untuk melarang  mengumpul orang banyak untuk mencegah penyebaran COVID 19 acara PIT yang seyogyanya telah dilaksanakan  di mundur sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kita masih berharap pelaksanaan  PIT ditahun depan, kondisi pandemic telah membaik tetap di Bnajarmasin Kalimantan Selatan. Untuk PIT tahun 2020 yang perencanaannya hamper 90% dibatalkan, Semoga Allah akan menggantikan rencana itu dengan yang   ketentuan Allah untuk PW HIPKABI yang lebih baik lagi. Demikian terima kasih Salam HIPKABI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *